Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kriminal. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Agustus 2012

Kronologi Pembunuhan Ustad Pimpinan Aliran Sesat yang Tewas di Kebun

Jakarta Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan Ustad Endin yang ditemukan tewas di kebun milik Sumarna, seorang pimpinan aliran sesat di wilayah Sukabumi, Jawa Barat. Polisi telah mengamankan 14 orang termasuk Sumarna bersama adik dan keponakannya. "Telah dilakukan penangkapan terhadap 14 orang pelaku pembunuhan Ustad Endin dan masih melakukan pengembangan penyelidikan dengan penangkapan Saudara Ridwan, keponakan Saudara Sumarna, di Purwokerto, Jateng dan saat ini sudah tiba di Sukabumi," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Martinus Sitompul, dalam pesan singkat Rabu (23/8/2012) malam.
Hati-hati Bila Ketemu Wanita Cantik di Jembatan Suramadu 

Kasus ini membuat geger masyarakat sekitar. Ini kronologi pembunuhan Ustad Endin menurut Martinus:



Minggu, 8 Juli 2012

Polres Sukabumi menerima informasi dari masyarakat tentang adanya aliran sesat Toriqoh Atijani Mutlak Cimahi bentukan Sumarna di Kampung Cisalopa, Desa Bojongtipar, Jampang Tengah, Sukabumi. Berdasarkan info tersebut Kapolres Sukabumi, Muspida dan MUI, mengamankan pimpinan dan pengikut aliran tersebut. Setelah diamankan, dilakukan pertemuan dan pengucapan dua kalimat syahadat sebagai pertanda kembali kepada ajaran Islam.

Kamis, 16 Agustus 2012

Masyarakat Desa Bojongtipar, Jampang Tengah, dan sekitarnya berkumpul di sekitar rumah Sumarna. Mereka berkumpul karena pernyataan Sumarna bahwa pada hari Jumat, 17 Agustus pukul 02.00 WIB akan terjadi kiamat. Berdasarkan informasi tersebut, Polres Sukabumi dibantu aparat TNI mengamankan penganut aliran sesat Toriqoh Atijani Mutlak Cimahi dan menangkap pimpinanannya Sumarna dan adiknya, Budiman.

Minggu, 19 Agustus 2012, siang hari

Di Kampung Cisalopa, Desa Bojongtipar, Jampang Tengah, Sukabumi, telah berkumpul sebanyak 1.000 orang yang mencari keberadaan pimpinan ormas GARIS Jampang Tengah, Ustad Endin, yang tidak diketahui keberadaannya sejak hari Selasa 14 Agustus 2012 dan diduga berada di rumah Sumarna. Karena tidak menemukan keberadaan Ustad Endin di sekitar rumah Sumarna, massa melakukan pengrusakan dan pembakaran rumah.

Minggu, 19 Agustus 2012, malam

Hasil penyelidikan dan penyidikan Polres Sukabumi terungkap bahwa Ustad Endin telah dibunuh oleh Sumarna dan pengikutnya pada hari Selasa 14 Agustus 2012 sekitar pukul 21.00 WIB, serta dikuburkan di belakang rumah Sumarna. Pada pukul 20.00 WIB dilakukan pembongkaran mayat dan ditemukan Ustad Endin di kebun singkong yang berjarak kurang lebih 500 meter di belakang rumah Sumarna. Korban ditemukan dalam posisi telungkup menggunakan celana pendek, kaos dan jaket hitam dalam keadaan mulai membusuk.

Mendengar informasi meninggalnya Ustad Endin, masyarakat sekitar dan ormas GARIS bereaksi dengan berupaya melakukan pengrusakan dan pembakaran terhadap rumah Sumarna (yang masih tersisa 1 rumah) dan pengikutnya.

21 Agustus 2012

Polisi masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan. Pengamanan dilaksanakan oleh 1 SSK Brimoda Jabar dan 40 personel Polres Sukabumi dan TNI. Dilakukan pertemuan yang diprakarsai Kapolres Sukabumi dan dihadiri unsur Muspida. Pertemuan itu bertujuan untuk menciptakan kondisi dan situasi Kamtibmas tetap kondusif.

http://news.detik.com/read/2012/08/23/085343/1996664/10/ini-kronologi-pembunuhan-ustad-yang-tewas-di-kebun-pimpinan-aliran-sesat?991104topnews
More aboutKronologi Pembunuhan Ustad Pimpinan Aliran Sesat yang Tewas di Kebun http://3.bp.blogspot.com/-FKB-bxL3OqE/UIhFrTOWvJI/AAAAAAAAAMs/hAm141vpVbw/s640/Petua+Isteri+Tewaskan+Suami+Di+Bilik+Tidur.jpg
video ml di hotel

Selasa, 03 Juli 2012

Wanita Ber-BH Putih yang Tewas di Motel Mahasiswi, Pacarnya Ditangkap

Jakarta Tak butuh waktu lama, polisi menangkap pelaku pembunuhan wanita ber-BH putih di kamar motel di Penjaringan, Jakarta Utara. Identitas wanita yang sebelumnya misterius itu juga telah diungkap. Pelaku pembunuhan ini adalah Nana Priatna yang merupakan pacar dari korban, Aprilia Indriyani (21).

Nana diringkus polisi pada pukul 11.00 WIB di rumah temannya. "Kita bisa tangkap pelakunya kurang dari 12 jam setelah korban tewas," kata Kanitreskrim Polsek Penjaringan, AKP Aris Tri, di Mapolsektro Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (3/7/2012).

Aprilia merupakan mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Sedangkan Nana pernah bekerja sebagai sales kartu kredit. "Korban merupakan mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia di Cempaka Putih, Jakarta Pusat," katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok wanita tanpa identitas di sebuah motel di Penjaringan Jakarta Utara. Wanita tersebut ditemukan oleh pegawai motel yang curiga melihat pelaku keluar sendirian tergesa-gesa pada pukul 22.30 WIB (2/7). Padahal pelaku dan korban diketahui datang berdua menggunakan motor Honda Blade oranye pada pukul 19.45 WIB.

http://news.detik.com/read/2012/07/03/162442/1956774/10/?992204topnews
More aboutWanita Ber-BH Putih yang Tewas di Motel Mahasiswi, Pacarnya Ditangkap http://3.bp.blogspot.com/-FKB-bxL3OqE/UIhFrTOWvJI/AAAAAAAAAMs/hAm141vpVbw/s640/Petua+Isteri+Tewaskan+Suami+Di+Bilik+Tidur.jpg
video ml di hotel

Rabu, 30 Mei 2012

Berbekal Bubuk Kari, 2 Perampok Gondol Uang Rp 242 Juta

Kuala Lumpur, Dengan berbekal bubuk kari, 2 perampok di Malaysia berhasil menggondol uang sebesar 80 ribu ringgit atau sekitar Rp 242 juta. Mereka merampok 2 wanita yang hendak pergi ke bank di sebuah mal setempat. Seperti dilansir oleh The Star, Kamis (31/5/2012), kedua korban yang bekerja di minimarket Jepang di lantai dua mal bernama The Curve tersebut, hendak pergi ke bank yang ada di lantai dasar. Mereka berencana menyetorkan penghasilan minimarket selama 3 hari terakhir. Ketika keduanya memasuki lift, tiba-tiba datang 2 orang pria yang langsung melempar bubuk kari ke wajah kedua wanita tersebut. Dengan cepat, kedua pria tak dikenal tersebut merampas tas yang berisi uang tunai 80 ribu ringgit. "Keduanya langsung berteriak minta tolong sambil berusaha sekuat tenaga untuk mengejar pelaku yang lari melalui tangga darurat," jelas salah seorang polisi yang menangani kasus ini, Meor Hamdan Meor Mohamad.


Aksi pelaku berhasil direkam oleh kamera CCTV yang ada di lokasi. Diketahui bahwa kedua pelaku tidak mengenakan penutup wajah dan kabur dengan menggunakan mobil jenis Proton Wira warna biru yang diparkir di luar gedung mal. Secara terpisah, karyawan yang berkerja pada minimarket yang sama menuturkan, wajah kedua korban memang dilempari bubuk kari oleh pelaku. Kedua korban yang tidak disebutkan identitasnya ini, merupakan akuntan dan supervisor di minimarket tersebut. Insiden ini merupakan yang pertama kali menimpa mereka. "SOP (standard operating procedure) perusahaan kami menyatakan bahwa yang bertanggung jawab untuk menyetorkan uang ke bank harus menggunakan eskalator ketika turun ke lantai bawah untuk ke bank," jelas karyawan yang menolak disebut namanya tersebut. Masih menurut karyawan tersebut, insiden ini semakin membuat takut orang-orang yang bekerja di mal tersebut. Terlebih pada Minggu (27/5) lalu, terjadi percobaan penculikan seorang wanita di tempat parkir mal yang sama. Orang-orang mengkhawatirkan keselamatan diri mereka masing-masing.

http://news.detik.com/read/2012/05/31/093703/1929074/1148/berbekal-bubuk-kari-2-perampok-gondol-uang-rp-242-juta?9911012
More aboutBerbekal Bubuk Kari, 2 Perampok Gondol Uang Rp 242 Juta http://3.bp.blogspot.com/-FKB-bxL3OqE/UIhFrTOWvJI/AAAAAAAAAMs/hAm141vpVbw/s640/Petua+Isteri+Tewaskan+Suami+Di+Bilik+Tidur.jpg
video ml di hotel

Selasa, 29 Mei 2012

Pemilik Fortuner Berpelat TNI yang Membawa Ganja di Aceh Telah Diketahui

Jakarta, Polda Aceh dan Pos POM TNI di Aceh Tenggara berkoordinasi mengungkap pemilik mobil Fortuner berpelat TNI yang membawa ganja sebanyak 450 kilogram. Polisi berhasil mengidentifikasi pemilik mobil tersebut. "Pemiliknya sudah teridentifikasi," kata Direktur Narkotika Polda Aceh, Kombes Dedy Setyo Yudho, melalui telepon, Rabu (30/5/2012).



Dugaan sementara yang didapat kepolisian, pelat nomor TNI yang terpasang di Fortuner tersebut adalah palsu. Polisi menemukan pelat hitam (sipil) dari kendaraan yang nyemplung ke parit dan sempat terbakar itu. "Diduga pelat digunakan untuk mengelabuli petugas di lapangan supaya jangan ditangkap," terang Dedi. Dedy menuturkan peristiwa tersebut terjadi ketika pihak penjaga pos masuk Aceh Tenggara sedang melakukan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan yang keluar masuk Medan-Aceh. Namun, Fortuner berpelat nomor TNI yang sebelumnya masuk dari Medan itu enggan diperiksa petugas. Sang sopir malah tancap gas dan mobil menabrak portal pos penjagaan. Akibatnya, sopir lepas kendali dan mobil terperosok ke parit berjarak 50 meter dari pos penjagaan. Mobil tersebut sempat terbakar saat masuk ke parit. Sang sopir langsung melarikan diri dari kejaran petugas. Saat diperiksa, ditemukan ganja seberat kurang lebih 450 kilogram di dalam mobil. Ganja dikemas sebesar batu bata dan terlilit lakban coklat.

http://news.detik.com/read/2012/05/30/101517/1928112/10/pemilik-fortuner-berpelat-tni-yang-membawa-ganja-di-aceh-telah-diketahui?991104topnews
More aboutPemilik Fortuner Berpelat TNI yang Membawa Ganja di Aceh Telah Diketahui http://3.bp.blogspot.com/-FKB-bxL3OqE/UIhFrTOWvJI/AAAAAAAAAMs/hAm141vpVbw/s640/Petua+Isteri+Tewaskan+Suami+Di+Bilik+Tidur.jpg
video ml di hotel